7 Jenis Plafon Rumah Pilihan Terbaik Untuk Desain Interior

Menyembunyikan serangkaian kabel listrik agar tidak terlihat berantakan, menciptakan sistem sirkulasi udara yang lebih baik dan aman serta untuk menghadirkan nuansa yang lebih indah pada interior apabila elemen ini ada di dalam ruang tersebut.

Sebagai elemen dekorasi dalam sebuah hunian rumah, juga banyak faktor yang akan mempengaruhi keindahan tampilan plafon dalam sebuah ruangan seperti material, ketepatan pemasangan, dan tak lupa harmonisasi yang tepat dengan interior ruangan yang lainnya.

Selain punya fungsi yang cukup banyak, plafon juga terbagi menjadi beberapa jenis dan sesuai dengan bahan yang akan dipakai untuk membuatnya. karena masing masing jenis mempunyai kelebihan dan juga kekurangan, maka tidak ada salahnya jika kita ingin mengenal jenis jenis plafon

Ada banyak sekali jenis plafon rumah, dan setiap jenis memiliki kelebihan dan juga kekurangan tersendiri. Pastinya anda sudah tahu kelebihan dan juga kekurangan plafon yang akan anda pilih ?

Jenis plafon yang berbagai macam jenisnya juga memudahkan para pengguna dalam menentukan pilihan yang terbaik yang sudah di sesuaikan dengan desain rumah secara keseluruhan.

Terutama bagi anda yang kemungkinan suka bereksplorasi dalam desain rumah, tentu saja anda tak ingin tampilan plafon pada rumah anda membosankan ?

Apalagi plafon pada bangunan adalah salah satu elemen yang penting untuk dekorasi interior rumah anda, jadi untuk pemelihraannya pun tak bisa sembarangan.

Berikut ini adalah 7 jenis plafon rumah yang sering digunakan serta kelebihan dan juga kekurangannya :

1. Plafon Gypsum

Plafon Gypsum
Sumber : buildipedia.com

 

Jenis plafon gypsum adalah pilihan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat baik untuk pelengkap interior rumah yang modern ataupun rumah dengan semi modern.
Plafon gypsum cukup banyak dipilih karena kemudahan dalam mengerjakannya dan juga kemudahan dalam mendapatkannya dimanapun.

Selain itu juga, plafon gypsum juga dapat dipilih karena harganya yang relatif sangat murah dengan material rangka yang bervariasi seperti kayu dan juga metal.

Kelebihan plafon gypsum :

  • Pengerjaan yang lebih cepat
  • Hasilnya yang lebih rapi
  • Model dan juga desain beragam
  • Tersedia beberapa pilihan material rangka

Kekurang plafon gypsum :

  • Tidak terlalu tahan air
  • Bahannya yang kurang tahan lama

2. Plafon Triplek

Plafon Triplek
Sumber : 60khouse.com.au

Sebelum orang-orang mengenal plafon gypsum, plafon triplek adalah pilihan yang paling di unggulkan berkat berbagai keuntungan dan juga kemudahan yang ditawarkan.

Plafon triplek ini terbuat dari bahan kayu triplek dengan ketebalan yang bisa digunakan berkisar dari 3 mm hingga sampai 6 mm. Dari segi harga plafon triplek, juga masih terbilang cukup murah dan stoknya juga sangat mudah untuk didapatkan.

Kelebihan plafon triplek :

  • Harga cukup murah
  • Pemasangannya yang mudah
  • Bisa dijadikan sebagai tumpuan

Kekurangan plafon triplek :

  • Tidak terlalu tahan air
  • Sambungan yang kelihatan
  • Harus sering di cat ulang

3. Plafon Kayu

Plafon Kayu
Sumber : smalldesignideas.com

Plafon kayu atau biasa disebut lambersering adalah jenis plafon yang terbuat dari kayu olahan dan berbentuk lembaran-lembaran dengan ukuran 1 x 9 cm. Selanjutnya, lembaran kayu tersebut dikeringkan di bawah sinar matahari agar kadar airnya menyusut sehingga ketika dipasang tidak akan mengalami proses penyusutan kembali.

Tampilan plafon kayu sangat elegan karena dalam proses finishing, kayu dipelitur dengan warna yang alami agar kesannya lebih natural.

Kelebihan plafon kayu :

  • Tampilannya yang lebih artistik
  • Tidak akan mengalami penyusutan ketika dipasang
  • Sangat cocok untuk rumah modern yang bertema natural

Kekurangan plafon kayu :

  • Pengerjaannya yang lama dan sulit
  • Harganya yang lebih mahal dari plafon gypsum

4. Plafon Metal

Plafon Metal
Sumber : interiorsherpa.com

Bahan pembuat dari plafon metal adalah lempengan metal tipis yang diproses dengan cara di embos dan juga dicetak dalam berbagai macam motif ukiran.

Setelah itu, material yang telah dicetak dan juga di ukir selanjutnya dirapikan dengan finishing cat minyak serta ragam warna sesuai dengan pilihan.

Plafon metal umumnya dipilih karena bahannya yang anti air juga anti rayap yang sehingga lebih kuat dan juga lebih awet.

Kelebihan plafon metal :

  • Anti air dan juga anti rayap
  • Lebih kuat dan juga lebih awet
  • Juga tersedia berbagai macam motif ukiran

Kekurangan plafon metal :

  • Pengerjaannya yang tidak mudah
  • Harganya yang relatif sangat mahal
  • Pilihan yang harus disesuaikan dengan bentuk rumah

5. Plafon PVC

Plafon PVC
Sumber : pinterest.com

Plafon PVC terbuat dari material yang sama untuk pembuatan pipa air, yaitu Polyvinyl Chloride. Bahan PVC ini sudah sangat terkenal sangat awet karena memiliki daya tahan yang tinggi terhadap air, api, dan juga serangan rayap.

Plafon PVC dipilih karena materialnya yang sangat kuat, sangat ringan, dan juga tersedia dalam berbagai macam pilihan warna dan juga motifnya yang beragam.

Kelebihan plafon PVC :

  • Materialnya yang sangat ringan
  • Daya tahan yang sangat tinggi terhadap air dan juga api
  • Tidak mudah diserang rayap
  • Juga tersedia banyak pilihan warna

Kekurangan plafon PVC :

  • Harganya yang relatif sangat mahal
  • Tidak bisa dicat ulang dan, harus diganti dengan baru

6. Plafon Eternit atau Asbes

Plafon Asbes
Sumber : asbestosremovalists.co.uk

Plafon eternit juga merupakan plafon yang tampilannya lebih mirip dengan plafon kayu namun dengan segi kualitas juga mirip dengan plafon gypsum. Bahan plafon eternit biasanya terbuat dari serat asbestosis yang sehingga memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap berbagai gangguan alam seperti air dan juga api.

Akan tetapi material ini tidak lagi dianjurkan karena memiliki resiko yang sangat besar dalam hal kesehatan seperti contohnya gangguan pernapasan hingga kanker.

Kelebihan plafon eternit :

  • Proses pengerjaannya yang lumayan mudah
  • Daya tahannya yang cukup awet dan juga kuat
  • Sangat tahan air dan juga tahan api
  • Sangat mudah dibongkar pasang

Kekurangan plafon eternit:

  • Sangat membahayakan kesehatan
  • Bahannya yang sangat mudah retak dan juga pecah

7. Plafon GRC

Plafon GRC

Plafon Glass fiber Reinforced Cement atau plafon GRC adalah plafon yang terbuat dari material yang hampir mirip karakteristiknya dengan material eternit. Yang membedakan plafon GRC dari plafon eternit adalah ukurannya yang biasanya lebih besar dan juga lebih lebar yaitu sekitar kurang lebih 120 x 240 cm.

Meskipun daya tahannya yang cukup baik terhadap air dan juga api, namun sayangnya material yang satu ini sangat mudah rapuh dan juga pemasangannya cukup sulit.

Kelebihan dari plafon GRC :

  • Sangat tahan terhadap air dan juga api
  • Bentuk desainnya yang sangat mewah

Kekurangan dari plafon GRC :

  • Harganya yang relatif sangat mahal
  • Biayanya yang sangat besar dan proses pemasangannya sulit
  • Bahannya yang sangat mudah retak

Nah, itulah tadi 7 jenis plafon rumah yang sering dipilih untuk membuat interior rumah menjadi lebih menarik dan menambah nilai estetika dan kenyamanan ketika sedang melakukan berbagai aktivitas di dalam rumah.

Info seputar harga plafon dan referensi menarik lainnya, bisa dilihat di rumahpedia.info